Pemerintah Sebut Kasus Covid-19 di Daerah yang Akan Gelar Pilkada Turun

Dita Angga
Ilustrasi (foto: ist)

“Pada zona hijau tren jumlah berkurang dari 40 ke 23 kabupaten/kota,” katanya.

Sementara itu untuk jumlah daerah non pilkada berzona oranye, Doni menyebut jumlahnya fluktuatif cenderung konstan.

“Untuk zona kuning tren jumlah bertambah dari 42 ke 45 kabupaten/kota. Dan zona hijau trend jumlah berkurang dari 23 ke 12 kabupaten kota,” tuturnya.

Doni juga mengatakan bahwa risiko penularan Covid-19 tergantung pada kedisiplinan terhadap protokol kesehatan baik yang menjalankan pilkada maupun tidak.

“Jadi daerah yang ada Pilkada maupun tidak ada Pilkada ini sangat tergantung terhadap protokol kesehatan. Manakala aturan yang ada ditepati, ditaati dan dipatuhi dan mereka yang melanggar diberi sanksi, kita yakin pelaksanaan Pilkada bisa berjalan lebih baik lagi,” katanya.

Editor : Muhammad Fida Ul Haq
Artikel Terkait
Internasional
9 hari lalu

Thailand Temukan Varian Baru Virus Corona, Berbahayakah?

Nasional
9 hari lalu

Puan Minta Pemerintah Tak Anggap Sepele Hantavirus, Jangan Sampai Terulang Seperti Covid-19

Internasional
13 hari lalu

Heboh Wabah Hantavirus, Trump: Semua Terkendali!

Health
14 hari lalu

Mungkinkah Hantavirus Jadi Pandemi Baru? Ini Jawaban Ahli Epidemiologi

Nasional
14 hari lalu

WHO: Hantavirus Lebih Mematikan daripada Covid-19

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal