JAKARTA, iNews.id - Pemerintah menyiapkan paket stimulus ekonomi untuk menjaga daya beli masyarakat sekaligus mendorong aktivitas usaha menjelang 2027. Anggaran yang disiapkan sekitar Rp31 triliun untuk sejumlah program, mulai dari bantuan sosial (bansos), pengembangan tenaga kerja, hingga insentif perumahan.
Juru Bicara Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Haryo Limanseto mengatakan, paket kebijakan tersebut dirancang untuk memperkuat perlindungan sosial, meningkatkan kompetensi pekerja, serta menopang sektor riil.
“Pemerintah berkomitmen memastikan pemulihan ekonomi berjalan inklusif dengan memperkuat proteksi sosial sekaligus mendorong produktivitas sektor riil. Berbagai program lanjutan untuk kuartal IV 2026 dan tahun 2027 dirancang terukur untuk menjaga daya beli, memperkuat daya saing pekerja, serta menopang keberlanjutan dunia usaha,” ujar Haryo dalam keterangannya, Senin (5/10/2026).
Untuk kuartal IV 2026, pemerintah menyalurkan bantuan beras sebanyak 10 kilogram (kg) per bulan selama Oktober hingga Desember. Program tersebut dialokasikan Rp17,5 triliun untuk 33.244.408 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) kelompok desil 1-4.
Selain bantuan pangan, pemerintah memberikan Bantuan Subsidi Upah (BSU) selama tiga bulan sebesar Rp300.000 per bulan. Program tersebut menyasar 13,3 juta pekerja dengan anggaran mendekati Rp12 triliun.