Dana tersebut rencananya akan disalurkan terlebih dahulu kepada 16 kabupaten kota yang menjadi fokus utama pemulihan serta penyaluran bantuan.
Ia merinci, seperti di Provinsi Aceh diantaranya Aceh Timur, Aceh Tengah, Aceh Utara, Nagan Raya, Aceh Tamiang, Bener Meriah, dan Bireuen. Sementara untuk provinsi Sumatera Utara di antaranya Tapanuli Tengah, Tapanuli Utara, Tapanuli Selatan, serta wilayah di sekitar Langkat dan Sibolga.
Terakhir adalah Provinsi Sumatera Barat yang terfokus pada Pesisir Selatan, Tanah Datar, Padang Pariaman, dan Agam.
Meski demikian, ia menegaskan bahwa pemerintah tetap akan melakukan pemulihan di 36 daerah terdampak lainnya. Sebab ada sekitar 52 daerah yang terdampak bencana banjir Aceh Sumatera.
“Bukan berarti daerah lain kita tidak perhatikan tetap menjadi perhatian bersama untuk semua 52 kabupaten kota terdampak,” ucap dia.
Sementara itu, ia menjelaskan bahwa bantuan akan segera dicairkan setelah seluruh data penerima tervalidasi dengan akurat. Saat ini, proses sinkronisasi data tengah dilakukan secara lintas sektoral yang melibatkan BNPB dan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) untuk verifikasi fisik bangunan.