Pemerintah Usul Jabatan Ketua Wantimpres Bisa Bergantian, DPR Sepakat

Achmad Al Fiqri
Rapat Panja DPR membahas RUU Nomor 19 tahun 2006 tentang Wantimpres. (Foto MPI).

JAKARTA, iNews.id -Pemerintah mengusulkan agar jabatan Ketua Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) dapat bergantian. Panja DPR pun menyempati usulan tersebut yang tertuang dalam RUU Nomor 19 tahun 2006 tentang Wantimpres.

Mulanya, Panja membahas daftar inventarisasi masalah (DIM) Pasal 23 Ayat 2. Klausul itu berbunyi, Ketua sebagaimana dimaksud pada ayat (1) ditetapkan oleh Presiden. 

"Usulan pemerintah: ketua sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dapat dijabat secara bergantian di antara anggota yang ditetapkan oleh Presiden," bunyi usulan pemerintah dalam DIM 23 yang dibacakan dalam rapat Panja DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (10/9/2024).

Merespons itu, Menkumham Supratman Andi Agtas mengatakan, prinsipnya usulan itu mengikuti sistem presidential. Regulasi itu menjadi kebutuhan Presiden. 

"Prinsipnya ini kan dalam rangka sistem presidential dan ini menjadi kebutuhan Presiden dan penetapan keanggotaan kemarin kalau nggak salah dari draft DPR itu penentuan ketua dan kalaupun memungkinkan ada wakil ketua dan berikut berikutnya termasuk jumlah keanggotaan diserahkan kepada Presiden," tutur Supratman.

Editor : Faieq Hidayat
Artikel Terkait
3 jam lalu

Botok cs Minta Para Anggota DPR Mundur jika RUU Perampasan Aset Batal Disahkan Desember 2026

3 jam lalu

Polisi Bongkar Dugaan Konsolidasi Kelompok Anarko Tunggangi Demo DPR, Ini Temuannya

3 jam lalu

Polda Metro Jaya Tangkap 65 Orang saat Demo DPR, Ada Airsoft Gun hingga Jerigen Bensin

4 jam lalu

Di Depan Botok cs, DPR Sepakat Sahkan RUU Perampasan Aset Paling Lambat 15 Desember 2026

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal