Pencuri Ayam di Bali Tewas Diamuk Massa, Anggota DPR Nilai Kesadaran Hukum Masih Rendah

Felldy Aslya Utama
Ilustrasi mayat (dok. istimewa)

JAKARTA, iNews.id - Anggota Komisi III DPR Nasir Djamil merespons kasus tewasnya pencuri ayam di Bali usai diamuk massa. Nasir berharap pelaku pengeroyokan bisa mendapatkan hukuman berat.

Nasir memandang, akar masalah kasus ini adalah kesadaran hukum masyarakat yang masih rendah. Perilaku main hakim sendiri masih kerap terjadi.

Sebagai bagian dari pertanggungjawaban, legislator Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu setuju jika pelaku pengeroyokan mendapat hukuman yang berat.

"Apa yang terjadi di Bali itu persis seperti kata pepatah, arang habis, besi binasa. Pencuri ayam tewas, lalu pelaku pengeroyokan dihukum berat karena telah menghilangkan nyawa orang lain tanpa hak," kata Nasir kepada wartawan, Senin (27/7/2026).

Nasir memahami kemarahan warga itu terjadi karena aksi pencurian sudah sering terjadi. Hal ini dapat memicu kemarahan warga semakin menjadi-jadi.

Editor : Reza Fajri
Artikel Terkait
8 hari lalu

RUU Perampasan Aset Resmi Jadi Usul Inisiatif DPR, Ditargetkan Rampung 15 Desember

10 hari lalu

Bertemu Kapolri Jenderal Suyudi, Komisi III DPR Lapor Ada Oknum Pejabat Polri Arogan

11 hari lalu

Komisi III DPR Kunjungi Kediaman Kapolri Jenderal Suyudi: Ini Tradisi

12 hari lalu

Mengejutkan! Artis India Nushrratt Bharuccha Alami Kecelakaan di Bali

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal