Penelusuran Kompolnas, Penembakan Kader Gerindra Tak Sengaja

Stefani Patricia
Lokasi tertembaknya kader Partai Gerindra Fernando Wowor di dekat Lips Cafe, Bogor, Jawa Barat. (Foto: Okezone,com/Dok)

JAKARTA, iNews.id – Kronologi peristiwa tertembaknya kader Partai Gerindra Fernando Joshua Alan Wowor belum terungkap detil. Informasi dari sejumlah saksi, oknum anggota Brimob Briptu AR menembak Fernando setelah terlibat perkelahian. Namun hasil penelusuran Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) menunjukkan penembakan terjadi tak sengaja.

“Perlu diluruskan, bukan penembakan oleh oknum Brimob, tetapi ada perkelahian ketika seseorang dikeroyok oleh beberapa orang kemudian terjadi letusan senjata dan terkena salah satu yang mengeroyok, itu yang harus diluruskan,” kata Komisioner Kompolnas Andrea H Poeloengan di Jakarta, Senin (22/1/2018).

Dia menuturkan, indikasi tersebut didapatkan setelah Kompolnas mendengarkan keterangan sejumlah pihak. Dari informasi yang dikumpulkan, diketahui bahwa sebetulnya Briptu AR dalam keadaan terdesak.

”Jadi bergumul dikeroyok, terus meletus senjata, artinya di sini Kompolnas melihat bahwa harus ada penyidikan yang benar jadi yang transparan cepat supaya tidak terjadi fitnah. Karena kemungkinannya bermacam-macam,” kata dia.

Fernando Wowor tewas tertembak di dekat tempat hiburan malam, Lips Cafe, Bogor, Sabtu dini hari, 20 Januari 2018. Insiden terjadi setelah dia bersama sejumlah rekannya terlibat keributan dengan Briptu AR akibat saling tak mau mengalah di areal parkir. Fernando meregang nyawa setelah tertembak timah panas dari pistol AR.

Editor : Zen Teguh
Artikel Terkait
Internasional
3 hari lalu

Teror Maut Jelang Pemilu, 2 Juru Kampanye Capres di Kolombia Tewas Ditembak

Buletin
5 hari lalu

Viral Main Gim dan Merokok saat Rapat! Anggota DPRD Jember Disanksi Keras Gerindra, Akui Khilaf

Nasional
5 hari lalu

Gerindra Sanksi Teguran Tertulis Ketua DPRD Kepri usai Ditilang gegara Naik Moge Tanpa Helm

Nasional
13 hari lalu

Tim Reformasi Dukung Penguatan Kompolnas, Bisa jadi Hakim Sidang Kode Etik

Nasional
14 hari lalu

Kompolnas Kembangkan Pengaduan Digital, Warga Bisa Laporkan Polisi Nakal

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal