Korban AM dan A awalnya sedang mengendarai motor dihampiri diduga anggota Sabhara Polda Sumbar yang sedang berpatroli menggunakan motor dinas berjenis KLX.
“Secara langsung oknum anggota Polda Sumbar tersebut menendang kendaraan yang ditunggangi korban AM dan A hingga jatuh terpelanting ke bagian kiri jalan. Jarak korban AM dan A sekitar dua meter,” katanya.
Tak lama kemudian korban A ditangkap dan diamankan anggota Polda Sumbar lalu dibawa ke Polsek Kuranji.
“Saat ditangkap, korban A melihat AM sempat berdiri dan dikelilingi polisi yang memegang rotan. Hingga saat itu korban A tidak pernah lagi melihat korban AM,” ucapnya.
Sementara itu Kapolda Sumatera Barat, Irjen Suharyono siap bertanggung jawab jika ada anggotanya yang terlibat dalam kasus tewasnya Afif Maulana (13) siswa SMP di Kota Padang.
Pernyataan itu diungkapkan Kapolda saat konferensi pers menyikapi tudingan masyarakat terkait kematian Afif yang viral di media sosial.
“Saya Kapolda Sumatera Barat bertanggung jawab penuh atas kejadian itu tetapi saya juga akan secara profesional sesuai SOP yang berlaku. Kami juga mengapresiasi anggota, kalau tidak ini mungkin memakan korban lebih dari sekian orang,” katanya, Minggu (23/6/2024).