Pengamat soal Rencana Rumah Subsidi 18 Meter Persegi: Tak Layak bagi Masyarakat

Iqbal Dwi Purnama
Contoh rumah subsidi yang mau dibangun pemerintah tuai kritikan masyarakat hingga pengamat karena dinilai tak layak huni. (foto: iNews.id/Aldhi)

JAKARTA, iNews.id - Pengamat Properti sekaligus CEO Indonesia Property Watch (IPW) Ali Tranghanda mengkritik rencana pembangunan rumah subsidi dengan unit kecil minimal 18 meter persegi. Ia menilai kebijakan tersebut tak layak bagi masyarakat.

Ali mengatakan, dalam mengatasi persoalan keterbatasan lahan di perkotaan pendekatan yang harus dilakukan bukan mengecilkan ukuran rumah. Melainkan memindahkan budaya hidup masyarakat dari rumah tapak ke hunian vertikal.

"Pembangunan unit kecil dapat menciptakan komunitas yang cenderung kumuh. Jika masalah keterbatasan lahan harusnya bisa dengan membangun rusunami atau rusunawa di perkotaan untuk kaum pekerja," ujarnya kepada iNews.id, Senin (16/6/2025).

Lebih lanjut, Ali menjelaskan pembangunan rumah dengan unit kecil yang berdekatan tentu akan menimbulkan persoalan baru, seperti dari sisi sosial dan lingkungan. Bahkan ia menilai hal tersebut tak layak bagi masyarakat.

"Memang ini dilema, tapi ke depan ini akan menciptakan masalah sosial dan masalah hunian yang tidak terlalu layak bagi masyarakat. Jangan sampai ini mengindikasikan kemunduran dalam kelayakan hunian di Indonesia," tambahnya.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Pengamat Soroti Kasus Korupsi Bupati Langkat, Sebut Anggaran Pendidikan Rawan Diselewengkan

57 tahun lalu

Breaking News: Eks Ketua Ombudsman Hery Susanto Didakwa Terima Suap Uang dan Rumah Rp4,8 Miliar

57 tahun lalu

Sah! Pemerintah Perpanjang Tenor KPR Rumah Subsidi sampai 40 Tahun

57 tahun lalu

Cara Mengatasi Kerak Membandel di Kamar Mandi Tanpa Bahan Keras, Begini Tipsnya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal