Pengamat Ungkap Akar Permasalahan Demo Ricuh Agustus, Singgung Ketidakadilan dan Kemiskinan

Ahmad Muharlin
Pemikir Kebhinekaan, Sukidi Mulyadi dalam diskusi Menuju Satu Tahun Pemerintahan Prabowo bertajuk 'Bisul-Bisul Permasalahan Bangsa, di Mana Akarnya?” di Jakarta Selatan, Selasa (7/10/2025). (Foto: iNews)

"Saya tidak melihat jawabannya (permasalahan ekonomi) ada di MBG. MBG itu tak lebih dari sekadar kampanye politik untuk kepentingan Pemilu 2029,” kata dia.

Doktor jebolan Harvard University itu menilai, program MBG perlu dimoratorium dan evaluasi komprehensif usai maraknya kasus keracunan beberapa waktu lalu.

Selain itu, Sukidi menilai Presiden Prabowo harus memperhatikan perbaikan kualitas pendidikan, serta kesejahteraan guru dan menengah. 

Seperti diketahui, pertumbuhan ekonomi Indonesia kuartal II 2025 tumbuh 5,12 persen secara tahunan (yoy) berdasarkan produk domestik bruto (PDB). 

Merujuk data Badan Pusat Statistik (BPS), bila dibandingkan dengan kuartal I 2025 atau secara q-to-q, ekonomi Indonesia tumbuh sebesar 4,04 persen.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
12 bulan lalu

Pemerintah Tambah Stimulus Ekonomi, Bansos Migor hingga Insentif Pajak Tiket Pesawat

12 bulan lalu

Kompilasi Gaya Koboi Purbaya: Kritik Rocky Gerung sampai Optimistis Ekonomi Tumbuh 7%

2 hari lalu

Prabowo Tegaskan Komitmen Hapus Kemiskinan: Saya Akan Berjuang Sekeras-kerasnya

5 hari lalu

Belasan Ribu Polisi Prancis Demonstrasi, Tuntut Kenaikan Gaji

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal