Pengangguran Sarjana Capai 1 Juta, Perindo Dorong Sinergi Kampus, Industri dan Pemerintah

Tim iNews.id
Wakil Ketua Umum Partai Perindo, Tama S. Langkun. (Foto: Dok. Partai Perindo)

“Di satu sisi pengangguran nasional turun, tetapi di sisi lain proporsi pengangguran sarjana justru meningkat. Ini sebuah kontradiksi yang harus kita baca secara serius. Jangan sampai keberhasilan menurunkan angka pengangguran nasional justru menutupi persoalan baru, yaitu semakin banyak tenaga kerja berpendidikan tinggi yang tidak terserap,” katanya.

Dia menilai kondisi tersebut perlu dilihat sebagai persoalan struktural, terutama terkait ketidaksesuaian atau mismatch antara pendidikan tinggi dan kebutuhan dunia kerja. Menurut dia, persoalan pengangguran sarjana tidak semestinya hanya dibebankan kepada lulusan.

“Jangan kita mengatakan sarjananya tidak punya kompetensi, tidak punya pengalaman, atau terlalu memilih pekerjaan. Kita harus melihat persoalan ini secara lebih adil dan struktural. Ada tanggung jawab universitas, dunia usaha, dan pemerintah,” tegasnya.

Tama menawarkan konsep “3 Link and Match” untuk memperkuat penyerapan lulusan perguruan tinggi. Skema tersebut mencakup tiga pihak, yakni kampus, dunia usaha, dan pemerintah.

Perguruan tinggi didorong memperkuat relevansi pendidikan dengan kebutuhan industri. Dunia usaha diminta menyediakan ruang magang, apprenticeship, hingga jalur rekrutmen. Sementara pemerintah perlu memastikan pertumbuhan ekonomi menghasilkan lapangan kerja berkualitas.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
15 hari lalu

Dukung Penuh Sekolah Rakyat Papua, Dody Toisuta Minta Alokasi Rp1 Triliun Tepat Sasaran

15 hari lalu

Hadiri HUT ke-28 PAN, Perindo Dorong Sinergi Bantu Masyarakat

18 hari lalu

Partai Perindo: Wacana PT 5% Abaikan Putusan MK dan Proporsionalitas Pemilu

23 hari lalu

Terkendala Masalah Desil, 147 Mahasiswa Penerima KJMU di Jakarta Dipastikan Tetap Bisa Kuliah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal