Pengusaha Sebut Permintaan AS agar RI Investasi Sulit Dikabulkan gegara Hal Ini

Iqbal Dwi Purnama
Ketua Umum Apindo Shinta Widjaja Kamdani menilai permintaan AS agar RI investasi di negaranya susah dilakukan. (foto: iNews.id/ Farhan)

Bukan hanya belanja minyak, komoditas lain seperti gandum, kedelai, atau komunitas lainnya yang dibutuhkan bagi banyak industri di Tanah Air.

"Jadi memang di sini kita sudah tahu bahwa memang Amerika tuh ingin bahwa kita lebih banyak untuk beli dari Amerika untuk bisa mempersempit defisit. Jadi kita melihat bahwa apapun yang dilakukan oleh Indonesia tentunya itu semata-mata dari segi kepentingan Amerika," tutur dia.

Shinta menambahkan, pengenaan tarif ekspor oleh pemerintahan Presiden Donald Trump menjadi perhatian serius dunia usaha Indonesia. Selain menimbulkan tekanan biaya, kebijakan tersebut dikhawatirkan menggerus daya saing produk Indonesia di pasar global.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
Nasional
1 hari lalu

Prabowo Respons Tarif Trump Jadi 10 Persen: Saya Kira Menguntungkan

Nasional
2 hari lalu

RI Teken Perjanjian Tarif AS, Bahlil: Perusahaan yang Mau Investasi Tetap Hormati Aturan

Keuangan
3 hari lalu

MNC Asset Management-Bank Neo Commerce Gelar Seminar Edukasi Investasi Khusus untuk Nasabah

Nasional
4 hari lalu

Prabowo soal Perundingan Tarif Dagang RI-AS: Kita Telah Capai Kesepakatan yang Solid

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal