Pengusaha Travel Akui Berangkatkan 23 Jemaah Pakai Kuota Petugas Haji pada 2024

Jonathan Simanjuntak
Sidang kasus kuota haji di Pengadilan Tipikor Jakarta. (Foto: Jonathan Simanjuntak)

JAKARTA, iNews.id - Komisaris PT Shafira Tour & Travel, Mohammad Ansor Alamsyah mengungkapkan perusahaannya pernah memberangkatkan jemaah haji menggunakan kuota petugas haji pada 2024. Hal itu disampaikan Ansor saat bersaksi dalam sidang kasus dugaan korupsi kuota haji di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat, Selasa (13/10/2026). 

Dia awalnya menjelaskan PT Shafira memberangkatkan 40 orang menggunakan kuota petugas haji. Jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kemudian mendalami apakah di antara 40 orang tersebut terdapat jemaah yang seolah-olah berstatus sebagai petugas haji. Ansor mengakui, 23 orang di antaranya bukan petugas haji.

"Apakah ada calon jemaah yang dibuat seolah-olah dia adalah petugas haji?" tanya jaksa KPK Greafik Loserte.

"Iya, benar," jawab Ansor.

"Berapa orang, Pak?" tanya jaksa.

"23," jawab Ansor.

Ansor juga menjelaskan 23 orang tersebut ditawarkan sejumlah paket haji untuk dipilih sesuai keinginan masing-masing. Dia menegaskan tidak ada biaya tambahan atau fee percepatan untuk mendapatkan kuota tersebut.

"Nah, 23 itu yang seolah-olah petugas berarti dia adalah jemaah ya, Pak?" tanya jaksa.

Editor : Rizky Agustian
Artikel Terkait
5 hari lalu

Terungkap! 2 Jemaah Diberangkatkan dengan Disamarkan Jadi Petugas Haji, Tarif 14.000 Dolar AS

6 hari lalu

Sidang Kasus Kuota Haji, Auditor Itjen Kemenag Akui Tuduhan Fee Katering ke Gus Yaqut Cuma Rumor

13 hari lalu

Sidang Kasus Kuota Haji, Saksi Sebut Eks Menag Yaqut Tak Tahu soal Uang untuk Pansus DPR

13 hari lalu

Pengacara Eks Menag Yaqut Soroti Kesaksian soal Uang 1 Juta Dolar AS untuk Pansus Haji

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal