Penipu Berkedok Trading Kripto Ngaku Profesor dari AS, Singgung Pasar Saham bakal Runtuh

Riyan Rizki Roshali
Pelaku dugaan penipuan dengan modus trading kripto mengaku sebagai ‘profesor’ yang memiliki sertifikat dari AS. (Foto: Ilustrasi/Freepik)

"Kemudian profesor ini juga menyatakan bahwa di bulan Juni pasar saham akan mengalami keruntuhan, sehingga disarankan untuk segera mengalihkan investasi kepada aset keuangan digital atau mungkin yang lebih umum dikenal sebagai kripto, aset kripto," tuturnya.

Dia menyebut, para pelaku membuat akun kripto wallet dan mengambil rekening dari para nominee. Rekening itu kemudian diserahkan kepada sindikat scam di Malaysia.

Setelah rekening itu jadi, digunakan untuk untuk melakukan penipuan online hingga menerima upah dari setiap pembuatan rekening.

“Mengirimkan HP, Simcard, Buku Rekening dan Token dan juga nominee-nominee atas nama rekening-rekening tersebut kepada kurir yang telah disiapkan oleh jaringan sindikat scam di Malaysia untuk bekerja di Malaysia sebagai verifikator transaksi pada rekening-rekening yang digunakan," ucapnya.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
1 hari lalu

Waspada Penipuan Catut BGN, Minta Uang Iming-Iming Buka Dapur MBG Lebih Cepat

3 hari lalu

Kakek di Jakut Tabrakkan Diri ke Mobil buat Minta Uang, Akhirnya Ditangkap Polisi

4 hari lalu

Terseret Dugaan Penipuan Emas Rp25 Miliar, Jennifer Coppen Tegaskan Hanya Jadi Brand Ambassador!

4 hari lalu

10 Fakta Jennifer Coppen-Kirana Larasati Terseret Dugaan Penipuan Emas Rp25 Miliar, Nomor 7 Mengejutkan!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal