Penyerahan Kognitif dan Pabrikasi Ingatan Palsu: Distopia Artificial Intelligence?

Tim iNews.id
Pemerhati Budaya dan Komunikasi Digital, Dr. Firman Kurniawan S. (Foto: Dok Pribadi)

Eksperimen dibagi menjadi beberapa sesi. Setelah seluruh sesi berakhir, aktivitas otak peserta diukur menggunakan electroencephalography (EEG). Hasilnya menunjukkan kelompok yang hanya mengandalkan kemampuan berpikir sendiri memiliki keterhubungan antarjaringan saraf paling kuat dan luas. Kelompok pengguna search engine menunjukkan keterhubungan medium sedangkan kelompok pengguna ChatGPT menunjukkan keterhubungan yang paling lemah. Para peneliti kemudian menyimpulkan, semakin besar kerja kognitif mengandalkan penggunaan perangkat eksternal, makin rendah pula aktivitas kognitif yang terdeteksi. Tak tampak aktivitas otak yang seharusnya terjadi. 

Cognitive surrender dapat menghasilkan keadaan yang disebut cognitive debt atau utang kognitif. Kondisi ini menggambarkan keadaan ketika otak seharusnya aktif menyelesaikan persoalan yang dihadapi, tetapi justru mengandalkan dukungan eksternal.

Karena itu, kembali pada pernyataan pembuka di atas, peradaban tak perlu khawatir terhadap kecerdasan AI yang makin super jika manusia tidak mereduksi kemampuan berpikirnya sendiri dengan menyerahkan proses kognitif kepada teknologi yang diciptakannya. Lalu, apa tujuan akhir dari pengembangan teknologi jika justru merusak kemampuan berpikir manusia dengan teknologi yang diciptakannya?

Editor : Maria Christina
Artikel Terkait
1 tahun lalu

Dapatkah Rasionalitas Berpikir Bertahan di Zaman Artificial Intelligence? 

1 tahun lalu

Aksi Artificial Intelligence Memerangi Korupsi

1 tahun lalu

"Efek Kupu-Kupu" Artificial Intelligence pada Nasib Peradaban

1 tahun lalu

Urgensi Aturan Perlindungan terhadap Bahaya Artificial Intelligence

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal