Peran Sentral Gus Alex di Korupsi Kuota Haji: Jembatan Perintah dan Penerimaan Uang

Jonathan Simanjuntak
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo. (Foto: Nur Khabibi)

JAKARTA, iNews.id - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menahan mantan Staf Khusus (stafsus) Yaqut Cholil Qoumas, Ishfah Abidal Aziz (IAA) alias Gus Alex, Selasa (17/3/2026). KPK menyebut peran Gus Alex dinilai sentral dalam perkara ini.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo menuturkan, Gus Alex berperan sebagai jembatan alur perintah dari Menteri Agama saat itu Yaqut Cholil Qoumas. Gus Alex juga lah yang dinilai menjadi jembatan dari alur penerimaan uang yang diterima tidak sesuai dengan ketentuan.

"Adapun saudara IAA dalam perkara kuota haji ini mempunyai peran yang sentral, yaitu sebagai jembatan alur perintah dan juga jembatan alur penerimaan uang oleh saudara YCQ yang saat itu sebagai Menteri Agama periode 2020-2024," ujar Budi kepada wartawan, Selasa (17/3/2026).

Budi menambahkan, Gus Alex berperan aktif untuk mengumpulkan fee agar jemaah haji yang baru mendaftar bisa langsung berangkat. Hal ini terjadi pada penyelenggaraan haji tahun 2023.

"Kemudian IAA juga cukup aktif berkaitan dengan pengumpulan fee percepatan atau T0 atau TX bagi para calon jemaah yang tidak perlu mengantre. Jadi mendaftar, membayar harga itu, kemudian bisa berangkat haji saat itu juga," tuturnya.

Selain itu, peran Gus Alex juga tercium pada penyelenggaraan haji tahun 2024. Budi menyebut, Gus Alex berperan aktif melakukan komunikasi dengan pihak Arab Saudi guna mewujudkan kuota haji tambahan bisa dibagi dengan proporsi 50:50.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
Nasional
3 jam lalu

Ditahan KPK, Gus Alex Tegaskan Tak Pernah Dapat Perintah dari Eks Menag Yaqut

Nasional
3 jam lalu

Susul Eks Menag Yaqut, Gus Alex Pakai Rompi Oranye Tahanan KPK

Nasional
4 hari lalu

KPK Bongkar Peran Gus Alex di Kasus Yaqut: Tagih Fee ke Calon Haji supaya Cepat Berangkat

All Sport
8 hari lalu

Rival di MotoGP, Marc Marquez Justru Makin Akrab dengan Alex Marquez: Saat Visor Turun, Dia Bukan Saudara Lagi!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal