Peringati Sumpah Pemuda, ANRI: Kita Harus Tetap Bersatu meski Beda Pilihan di Pemilu

Felldy Aslya Utama
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala ANRI, Imam Gunarto saat pagelaran wayang kulit di Gedung Pusat Studi Arsip Statis Kepresidenan, Jakarta Barat, Jumat (27/10/2023). (Foto ANRI).

Imam juga mengingatkan peristiwa Sumpah Pemuda. Menurutnya sudah seharusnya memperkokoh persaudaraan, bersatu meneruskan perjuangan dan cita-cita para pendiri bangsa. Apalagi dalam waktu dekat Indonesia akan menyelenggarakan Pemilu 2024.

"Kita harus tetap bersatu dan menghormati pilihan masing-masing. Melalui pagelaran wayang ini menjadi wujud kita untuk melestarikan warisan budaya nenek moyang," katanya.

Sementara itu, Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto menyampaikan tempat ini tersaji berbagai arsip yang menggambarkan ide,pemikiran, gagasan Presiden Soekarno sebagai Bapak Bangsa yang bisa dipelajari masyarakat. Melalui pagelaran wayang ini, selain mengingatkan momentum dan semangat sumpah pemuda, ada hal penting bahwa dari wayang kita bisa belajar kehidupan tentang nilai-nilai kepemimpinan. 

”Kita tidak hanya pertunjukannya, semoga dapat menangkap saripati cerita wayang tersebut,” jelas Hasto.

Pagelaran wayang semalam suntuk ini menghadirkan tiga dalang yaitu Ki Anom Dwijokangko (Karanganyar), Ki Catur Benyek Kuncoro (Yogyakarta) dan Ki Bagonk Darmono (Klaten) yang akan mempertunjukan lakon Wahyu Cakraningrat. Pagelaran ini terbuka untuk masyarakat umum dan disiarkan langsung pada saluran akun youtube Arsip Nasional RI.

Pagelaran Wayang Kulit adalah bagian penting dari budaya Indonesia yang telah diwariskan dari generasi ke generasi. Seni wayang ini bukan hanya hiburan, tetapi juga sebuah media narasi yang kuat yang mengandung pesan-pesan moral dan kisah-kisah berharga dari masa lalu. 

Editor : Faieq Hidayat
Artikel Terkait
15 hari lalu

Hari Kedua Bimtek, Partai Perindo Bekali Kader Strategi Pemenangan Pemilu

15 hari lalu

Pakar Harap Perindo Kawal Pembahasan RUU Pemilu, Dorong Aturan yang Demokratis dan Konstitusional

15 hari lalu

Guru Besar UGM Usul Indonesia Tinggalkan Sistem Proporsional Terbuka

15 hari lalu

RUU Pemilu Belum Dibahas, KPU Pilih Fokus Perbaiki Teknis Penyelenggaraan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal