Perjuangan Fatmawati Jahit Bendera Merah Putih, Sempat Dilarang karena Hamil Tua

Puti Aini Yasmin
Fatmawati (dok. arsip)

JAKARTA, iNews.id -Fatmawati bukan sekadar istri proklamator Indonesia, Soekarno. Fatmawati juga berperan penting dalam proses kemerdekaan yakni sebagai penjahit bendera pusaka Merah Putih.

Bahkan, Fatmawati berjuang menjahit Sang Saka Merah Putih saat tengah hamil tua. Ketika itu, dia tengah mengandung Guntur Soekarnoputra.

Fatmawati mulai menjahit bendera Merah Putih ketika mendengar janji kemerdekaan dari Jepang pada September 1944. Jepang menjanjikan rakyat Indonesia bisa mengibarkan bendera Merah Putih berdampingan dengan bendera Jepang di hari-hari besar.

Perempuan kelahiran 5 Februari 1923 ini pun mulai mencari kain terbaik untuk bendera Merah Putih. Pada masa itu sangat sulit mencari kain besar yang pantas untuk dikibarkan. Apalagi di masa pendudukan Jepang, rakyat Indonesia saja mengenakan pakaian yang terbuat dari bahan karung atau goni karena kain sangat langka.

Seorang perwira Jepang akhirnya memberikan kain merah dan putih kepada Fatmawati. Kain itu setara dengan jenis primisima untuk batik tulis halus.

Editor : Reza Fajri
Artikel Terkait
2 hari lalu

Lebih dari 10.000 Pelari Ikut Merdeka Run 2026, dari Profesional hingga Keluarga

13 hari lalu

HUT ke-81 RI, Semarak Kemerdekaan Digelar di 40 Titik Permukiman Padat Jakarta Hari Ini

13 hari lalu

Pesan Pramono di HUT ke-81 RI: Kemerdekaan Bukan Lagi Perang, Melainkan Bekerja Sama 

13 hari lalu

Detik-Detik Penurunan Bendera HUT ke-81 RI

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal