Petugas Pemilu 2019 Berguguran, MER-C Ancam Gugat Pemerintah dan KPU

Wildan Catra Mulia
Pembina Medical Emergency Rescue Committee (MER-C) Joserizal Jurnalis (tengah) di Kantor MER-C, Senen, Jakarta Pusat, Rabu (15/5/2019). (Foto: iNews.id/Wildan Catra Mulia)

JAKARTA, iNews.id - Jumlah seluruh petugas Pemilu 2019 yang meninggal sudah menembus angka 583 orang. Angka tersebut terdiri dari 469 petugas Kelompok Penyelenggara Penghitungan Suara (KPPS), 92 orang petugas pengawas dan 22 petugas keamanan.

Prihatin atas kejadian tersebut, Medical Emergency Rescue Committee (MER-C) membentuk tim mitigasi kesehatan bencana pemilu 2019. Pembina MER-C Joserizal Jurnalis menuding, pemerintah dan Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah mengabaikan kasus tersebut sehingga korban terus berjatuhan.

"MER-C mendesak Pemerintah dan KPU untuk peduli baik dalam hal turun melihat korban-korban yang sakit dan menangani mereka termasuk pembiayaan rumah sakit dan seterusnya hingga mereka sembuh, hal ini untuk mencegah kematian lebih banyak," kata Joserizal di Kantor MER-C, Senen, Jakarta Pusat, Rabu (15/5/2019).

MER-C telah menetapkan kejadian ini sebagai kondisi luar biasa yang harus mendapat perhatian cepat dan serius dari pemerintah dan KPU. Joserizal menjelaskan, pihaknya akan menggugat pemerintah dan Komisi Pemilihan Umum ke Mahkamah Pidana Internasional (ICC) dan Komisi Hak Asasi Manusia PBB (UNHRC) jika terus membiarkan ini terjadi.

"Apabila pemerintah dan KPU tetap abai atas kasus bencana kemanusiaan Pemilu 2019, maka MER-C akan mengajukan gugatan ke Mahkamah Pidana Internasional dan Komisi Hak Asasi Manusia PBB," tegasnya.

Editor : Djibril Muhammad
Artikel Terkait
Nasional
17 hari lalu

KPU RI Ungkap Salinan Ijazah Jokowi Pernah Ditayangkan ke Publik saat Pilpres

Nasional
17 hari lalu

KIP Gelar Sidang Sengketa Informasi Ijazah Jokowi, Periksa KPU dan Polda

Nasional
23 hari lalu

Siap-Siap! Pemerintah Siapkan 5.750 Beasiswa LPDP untuk 2026

Nasional
23 hari lalu

Indonesia Kekurangan 100.000 Dokter, Ini Langkah Pemerintah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal