Polisi Sebut Dosen Nonaktif IPB Sewa Ahli Bom dari Ambon dan Papua

Okezone
Irfan Ma'ruf
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono. (Foto: iNews.id)

Sebelumnya, Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo menjelaskan, dalam menjalankan aksinya, Abdul Basith merekrut dua anggota S dan OS. S berperan mencari orang yang memiliki kemampuan membuat bom. Kemudian, OS berperan sebagai penerima dana.

"Dari dana tersebut akan digunakan oleh eksekutor-eksekutor yang digunakan untuk melakukan provokasi dan kerusuhan pada aksi demo hari Sabtu kemarin," ujarnya.

Dedi menuturkan, kemudian tersangka S, merekrut empat orang yang belakangan sudah ditetapkan menjadi tersangka. Mereka adalah JAF, Al, AD dan SAM. "Mereka ini memilili kualifikasi membuat bom sekaligus merangkap sebagai eksekutor," katanya.

Sedangkan OS, juga merektut tiga orang atas nama YF, ALI, FEB, yang juga sudah menjadi tersangka. Untuk FEB, polisi sedang mendalami identitas dan perannya.

"Dia menerima perintah dapat uang untuk operasional di lapangan selaligus membeli bahan-bahan yang digunakan untuk bisa merakit bom molotov, untuk melakukan aksi kerusuhan," tutur Dedi.

Editor : Djibril Muhammad
Artikel Terkait
3 jam lalu

Kronologi Kebakaran Restoran di Blok M Jaksel, Api Menyambar saat Karyawan Ganti Gas

20 jam lalu

Maudy Ayunda Ajak Publik Bantu Warga Kampung Waan Papua yang Kesulitan Air Bersih

5 hari lalu

Kasus Pembunuhan Bayi di Toilet Pasar Kebayoran Lama, Polisi: Tak Ada Alasan Khusus Pilih Korban

6 hari lalu

Kecelakaan Truk Molen Rem Blong Tewaskan 6 Orang di Bekasi, Sopir Ditangkap

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal