PPKM Dicabut, Wantimpres: Ekonomi Indonesia Siap Menggeliat

Raka Dwi Novianto
Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) menyebut perekonomian Indonesia siap menggeliat kembali usai pencabutan PPKM. (Foto Antara)

JAKARTA, iNews.id - Presiden Joko Widodo (Jokowi) resmi mencabut pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) mulai hari ini, Jumat (30/12/2022). Anggota Tim Ahli Hukum dan Perundang-undangan Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) Henry Indraguna menyebut perekonomian Indonesia siap menggeliat kembali usai keputusan ini.

Doktor ilmu hukum ini menilai dihentikannya PPKM akan membawa banyak pengaruh positif di dalam negeri, terutama dari segi pergerakan ekonomi. 

"Bisa jadi ramalan resesi ekonomi yang akan melanda Indonesia pada 2023 nanti tidak akan begitu berdampak karena ekonomi akan menggeliat lagi dengan adanya penghentian PPKM ini," kata Henry, Jumat (30/12/2022). 

Keputusan ini menurut pemerintah telah mengalami kajian kebijakan yang cukup lama dengan memperhatikan tren penyebaran Covid-19 di dalam negeri.

"Saya kira pemerintah sudah benar-benar membuat kajian yang komprehensif dalam memutuskan pencabutan status PPKM," kata anggota Dewan Pakar DPP Partai Golkar ini.

Kementerian Kesehatan menyebut tingkat kekebalan penduduk Indonesia diketahui relatif cukup tinggi di angka 98,5 persen pada Juli 2022. Lebih dari 200 juta masyarakat Indonesia juga telah menerima vaksin Covid-19 setidaknya untuk dosis tahap pertama. 

"Berdasarkan semua data tersebut, memang sudah selayaknya Covid-19 di Indonesia dijadikan sebagai endemi," kata Henry.

Editor : Rizal Bomantama
Artikel Terkait
Internasional
4 hari lalu

Thailand Temukan Varian Baru Virus Corona, Berbahayakah?

Nasional
4 hari lalu

Puan Minta Pemerintah Tak Anggap Sepele Hantavirus, Jangan Sampai Terulang Seperti Covid-19

Internasional
8 hari lalu

Heboh Wabah Hantavirus, Trump: Semua Terkendali!

Health
9 hari lalu

Mungkinkah Hantavirus Jadi Pandemi Baru? Ini Jawaban Ahli Epidemiologi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal