Prabowo dan WHO Gelar Pusat Pelatihan Multinegara usai Bentuk Tim Medis Darurat Bersama

riana rizkia
Menhan Prabowo Subianto, Menko Polhukam Mahfud MD, Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus, dan Menkes Budi Gunadi Sadikin saat penandatanganan MoU kesiapan operasional darurat kesehatan di Bali. (Foto: Istimewa)

JAKARTA, iNews.id - Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto bersama World Health Organization (WHO) sepakat menggelar pusat pelatihan multinegara membentuk kesiapan operasional darurat kesehatan dan Tim Medis Darurat (Emergency Medical Teams/EMT). Hal tersebut dilakukan usai Prabowo menandatangani kesepakatan dengan WHO terkait pembentukan tim medis darurat di Universitas Pertahanan (Unhan).

Prabowo mengatakan tujuan MoU ini untuk mempersiapkan negara Asia khususnya Indonesia untuk bergerak cepat bila terjadi keadaan darurat.

"Memiliki tim medis darurat yang terampil adalah bagian dari solusi, tetapi melatih tim ini membutuhkan investasi yang substansial, fokus yang berkelanjutan, dan dukungan spesialis yang tidak dapat diakses oleh semua negara secara mandiri. Hal ini membuat kerja sama multinegara menjadi vital,” kata Prabowo dikutip Kamis (17/11/2022).

Prabowo menambahkan upaya ini juga bertujuan memangkas kesenjangan terhadap penanganan pandemi di tiap daerah.

Di sisi lain, Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin yang juga hadir menyebut pentingnya memerangi ancaman kesehatan seperti halnya saat mengatasi pandemi Covid-19. Menurutnya upaya tersebut harus dilakukan bersama-sama.

“Kami perlu belajar dari TNI dan Kemhan dalam melaksanakan manajemen penanganan pandemi yang dilakukan selayaknya seperti saat berperang,” tuturnya.

Editor : Rizal Bomantama
Artikel Terkait
6 jam lalu

Rocky Gerung Dorong Perubahan Radikal di Pemerintahan Prabowo, Ini Alasannya

7 jam lalu

Rocky Gerung: Saya Dikecam karena Tak Kritik Prabowo, 10 Tahun Lagi Kalian Akan Minta Maaf

9 jam lalu

Prabowo Dorong Penguatan Industri Tekstil, Minta Impor yang Ganggu Produsen Ditertibkan

10 jam lalu

Dipanggil Prabowo, Dirjen Bea Cukai Djaka Diminta Perketat Perbatasan Cegah Penyelundupan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal