Prabowo Ingatkan Kondisi Geopolitik Dunia Sangat Rawan, Perang Dahsyat di Mana-Mana

Binti Mufarida
Presiden Prabowo Subianto. (Foto: BPMI Setpres)

“Perang Dunia Kedua mulai September 1939 habis itu 40, 41, 42, 43 habis itu pertengahan Mei 45, jadi 5 tahun atau 4, 4 tahun setengah. Perang Ukraina mulai tahun 22 ya, 22, 23, 24, 25 sudah masuk 26. Mungkin Perang Ukraina lebih lama dari Perang Dunia Kedua juga,” ujarnya.

Menurut Prabowo, jutaan orang telah menjadi korban akibat perang tersebut. Dampaknya pun dirasakan secara global, mulai dari kenaikan harga pangan hingga energi. 

“Jutaan sudah korban, dan kita baru mengerti bahwa perang di satu bagian dari bumi kita punya pengaruh ke mana-mana, kepada harga pangan, harga BBM dan sebagainya,” tutur dia.

Selain perang di Ukraina, Prabowo juga menyinggung konflik yang masih berlangsung di Gaza, Lebanon, kawasan Timur Tengah, hingga ketegangan di Selat Hormuz. Dia bahkan mengingatkan ancaman perang nuklir tidak bisa dianggap remeh.

Di Asia Tenggara, Prabowo menyebut konflik di Myanmar serta ketegangan antara Thailand dan Kamboja menjadi tantangan yang harus terus diupayakan penyelesaiannya melalui jalan damai.

Editor : Rizky Agustian
Artikel Terkait
8 jam lalu

Prabowo Ungkap Diminta Jadi Brand Ambassador Kopi setelah Pensiun dari Presiden

9 jam lalu

Cerita Prabowo Siap Kunjungi Korut usai Diminta Presiden Korsel

9 jam lalu

Canda Prabowo Singgung Rangkap Jabatan Pimpinan Kadin: Coba Dicek, Nanti Digugat ke MK

9 jam lalu

Kelakar Prabowo soal Satgas MBG Kadin: Siapkan Kantor di Istana

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal