Kemudian, pemerintah juga menargetkan perbaikan sejumlah indikator kesejahteraan masyarakat melalui kebijakan fiskal 2027.Tingkat kemiskinan ditargetkan turun ke rentang 6,0-6,5 persen. Sasaran tersebut lebih rendah dibandingkan target APBN 2026 yang berada di kisaran 6,5-7,5 persen.
Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) diproyeksikan turun ke rentang 4,30-4,87 persen. Rasio Gini ditargetkan membaik ke level 0,362-0,367, sedangkan Indeks Modal Manusia ditingkatkan menjadi 0,575.
Prabowo menegaskan pencapaian target makroekonomi dan pembangunan tersebut akan dikawal melalui reformasi fiskal secara menyeluruh dan berkelanjutan.
“Angka-angka tersebut akan kita jaga dengan reformasi fiskal yang holistik dan konsisten. Pendapatan negara didorong lebih optimal. Kebocoran penerimaan harus diminimalisasi, efisiensi belanja terus dilanjutkan. Perlindungan sosial didorong semakin tepat sasaran, serta pembiayaan yang inovatif dan berkelanjutan terus dikembangkan,” ucap Prabowo.