Presiden Jokowi Dinilai Sangat Peduli Intelijen

Kiswondari
Presiden Jokowi dalam Rapat Pimpinan (Rapim) Kementerian Pertahanan (Foto Setpres).

Ridlwan menjelaskan, Presiden Jokowi sama sekali tidak mencabut fungsi Badan Intelijen Negara (BIN) sebagai lembaga intelijen. Dia menilai Jokowi justru sangat peduli dengan BIN.

"Jadi, tetap koordinasi di BIN, mungkin Presiden meminta Menhan karena memang forumnya kan rapat Kementerian Pertahanan, tuan rumahnya Menhan, jadi wajar saja disebut," kata Ridlwan.

Menurut Ridlwan, prestasi-prestasi BIN juga perlu diketahui masyarakat secara luas agar BIN berdampak positif di publik.

"Mungkin sudah saatnya ada semacam tim juru bicara BIN yang cerdas dan bisa berkomunikasi baik dengan masyarakat, juga paham dengan gaya kepemimpinan Presiden Jokowi," katanya.

Editor : Reza Fajri
Artikel Terkait
Nasional
1 bulan lalu

Intelijen China Kian Disegani, Pengamat: Kemampuan Desepsi Sangat Tinggi

Internasional
1 bulan lalu

Israel Mata-matai Tentaranya, Cek Akun Media Sosial dengan Kecerdasan Buatan

Internasional
1 bulan lalu

Terungkap, Hamas Mata-matai Akun Media Sosial Tentara Israel

Nasional
2 bulan lalu

Prabowo ke PM Australia: Intelijenmu Sangat Bagus, Tahu Aku Suka Bagpipe 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal