Presiden Jokowi Dinilai Sangat Peduli Intelijen

Kiswondari
Presiden Jokowi dalam Rapat Pimpinan (Rapim) Kementerian Pertahanan (Foto Setpres).

Ridlwan menjelaskan, Presiden Jokowi sama sekali tidak mencabut fungsi Badan Intelijen Negara (BIN) sebagai lembaga intelijen. Dia menilai Jokowi justru sangat peduli dengan BIN.

"Jadi, tetap koordinasi di BIN, mungkin Presiden meminta Menhan karena memang forumnya kan rapat Kementerian Pertahanan, tuan rumahnya Menhan, jadi wajar saja disebut," kata Ridlwan.

Menurut Ridlwan, prestasi-prestasi BIN juga perlu diketahui masyarakat secara luas agar BIN berdampak positif di publik.

"Mungkin sudah saatnya ada semacam tim juru bicara BIN yang cerdas dan bisa berkomunikasi baik dengan masyarakat, juga paham dengan gaya kepemimpinan Presiden Jokowi," katanya.

Editor : Reza Fajri
Artikel Terkait
14 hari lalu

Rusia Buru Pendiri Telegram Pavel Durov

15 hari lalu

Mantan Kepala Badan Anti-Teror Sebut AS Abaikan Temuan Intelijen soal Serang Iran

1 bulan lalu

Nah, Israel Tangkap Pria AS karena Jadi Mata-Mata untuk Iran

2 bulan lalu

AS-Israel, Negara Sekutu Dekat tapi Perang Intelijen

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal