Presiden Jokowi Dinilai Sangat Peduli Intelijen

Kiswondari
Presiden Jokowi dalam Rapat Pimpinan (Rapim) Kementerian Pertahanan (Foto Setpres).

Ridlwan menjelaskan, Presiden Jokowi sama sekali tidak mencabut fungsi Badan Intelijen Negara (BIN) sebagai lembaga intelijen. Dia menilai Jokowi justru sangat peduli dengan BIN.

"Jadi, tetap koordinasi di BIN, mungkin Presiden meminta Menhan karena memang forumnya kan rapat Kementerian Pertahanan, tuan rumahnya Menhan, jadi wajar saja disebut," kata Ridlwan.

Menurut Ridlwan, prestasi-prestasi BIN juga perlu diketahui masyarakat secara luas agar BIN berdampak positif di publik.

"Mungkin sudah saatnya ada semacam tim juru bicara BIN yang cerdas dan bisa berkomunikasi baik dengan masyarakat, juga paham dengan gaya kepemimpinan Presiden Jokowi," katanya.

Editor : Reza Fajri
Artikel Terkait
Internasional
20 hari lalu

Nah, Intelijen AS Ungkap Iran Masih Punya Banyak Amunisi untuk Perang Panjang

Internasional
24 hari lalu

Membelot, 2 Tentara Angkatan Udara Israel Jadi Mata-Mata Iran

Nasional
28 hari lalu

Eks Kepala BAIS Sebut Pernyataan Saiful Mujani soal Jatuhkan Prabowo Bikin Intelijen Waspada

Internasional
1 bulan lalu

Membelot! 4 Tentara Israel Ditangkap karena Jadi Mata-Mata Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal