Presiden Jokowi Sebut Kericuhan di Pulau Rempang Buntut dari Komunikasi yang Kurang Baik

Raka Dwi Novianto
Presiden Jokowi menyebut kericuhan antara warga dan aparat gabungan yang terjadi di Pulau Rempang, Batam, Kepulauan Riau (Kepri) merupakan buntut komunikasi yang tidak baik. (Foto: Sekretariat Presiden)

Diketahui, bentrokan di Rempang dipicu oleh penolakan masyarakat adat Pulau Rempang atas Pembangunan kawasan industri di lahan pulau seluas 17.000 hektare. Pembangunan ini merupakan bagian dari proyek strategis nasional 2023 untuk membangun kawasan industri, perdagangan, dan wisata yang dinamakan Rempang Eco City.

Bentrokan terjadi saat tim gabungan berusaha menerobos masyarakat yang berjaga di Jembatan IV Barelang Pulau Rempang karena menolak dilakukannya pengukuran dan pemasangan batok di wilayah tersebut.

Editor : Rizal Bomantama
Artikel Terkait
2 hari lalu

Demo Besar-besaran Pelajar di Prancis Ricuh, 1.900 Orang Ditangkap

3 hari lalu

Dokter Tifa bakal Laporkan Hakim Perkaranya ke KY hingga DPR, Merasa Dibatasi Tanya Saksi

5 hari lalu

Bonatua Serahkan Bukti Tambahan Gugatan Ijazah Jokowi, Apa saja?

6 hari lalu

Gugatan Gus Nur Kandas, PN Solo Tolak Ganti Rugi Rp4,2 Miliar terkait Kasus Ijazah Jokowi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal