PT SRM Bantah Isu Penyerangan TNI, Sebut TKA Justru Jadi Korban

Rizqa Leony Putri
(Foto: dok Istimewa)

Manajemen PT SRM mempertanyakan keberadaan dan tindakan anggota TNI di lokasi tambang yang merupakan wilayah sipil, bukan wilayah militer. Komandan TNI di Ketapang dinilai terlalu cepat mempercayai narasi sepihak tanpa penyelidikan mendalam, sehingga mengirim pasukan tambahan.

Sebelumnya, belasan warga negara asing (WNA) asal China diduga menyerang petugas di area operasional tambang emas PT Sultan Rafli Mandiri (PT SRM), Desa Pemuatan Batu, Kecamatan Tumbang Titi.

Penyerangan bermula ketika petugas keamanan perusahaan melihat aktivitas penerbangan drone di sekitar area tambang. Petugas bersama lima anggota TNI yang sedang melaksanakan latihan dasar satuan kemudian melakukan pengejaran tanpa membawa senjata. 

Peristiwa yang terjadi pada Minggu (14/12/2025) sore itu melibatkan belasan warga negara asing (WNA) asal China. Lima anggota TNI serta sejumlah warga menjadi sasaran serangan, sementara beberapa kendaraan perusahaan mengalami kerusakan berat. 

Editor : Anindita Trinoviana
Artikel Terkait
4 hari lalu

Tambang Emas Runtuh, 67 Orang Tewas

6 hari lalu

Kombes Fahrurozi Bantah Tudingan Penipuan Tambang Emas, bakal Laporkan Balik WN Malaysia

6 hari lalu

Perwira Polri Kombes F Dilaporkan WN Malaysia ke Bareskrim gegara Janjikan Investasi Tambang Emas

13 hari lalu

Ambisi Prabowo Bangun Kedaulatan Emas Indonesia, dari Tambang hingga ke Bank Emas

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal