“Itu tergantung Presiden. Tapi kalau dari kemampuan ekonomi, cukuplah,” tutur dia.
Purbaya juga menyinggung aspek waktu masa jabatan Juda Agung di Bank Indonesia yang menurutnya menjadi salah satu pertimbangan relevan dalam dinamika perpindahan jabatan ini.
“Cuma kelihatannya dia setahun lagi ya, tinggal setahun lagi. Jadi mungkin diskusi itu kelihatannya menarik juga untuk dia untuk berpikir-pikir,” pungkas Purbaya.
Sementara itu, Juda Agung mengundurkan diri dari kursi Deputi Gubernur BI per 13 Januari 2026. Untuk mencari penggantinya, Presiden Prabowo mengusulkan tiga nama, salah satunya Thomas Djiwandono.