Sejalan dengan masukan Fraksi PKB mengenai productivity-driven growth, pemerintah menyepakati proyeksi indikator utama RAPBN 2027 yakni target Pertumbuhan Ekonomi 6,0 persen, dipacu lewat hilirisasi, digitalisasi, dan peningkatan kualitas SDM, laju Inflasi diproyeksikan terkendali pada level 2,5 persen, Nilai Tukar Rupiah diperkirakan bergerak di kisaran Rp17.500 per dolar AS dan Rata-rata Yield SBN 10 Tahun ditetapkan pada tingkat 6,9 persen.
Purbaya juga menegaskan bahwa seluruh postur instrumen RAPBN 2027 dirancang secara konsisten untuk merespons ketidakpastian global sekaligus memelihara arus modal dan daya saing ekspor nasional.