“Indonesia dipandang Rusia sebagai salah satu mitra utama dan strategis di Asia-Pasifik, anggota ASEAN yang dihormati, serta salah satu negara penting yang merepresentasikan Global South dan dunia Muslim. Ini menunjukkan posisi strategis Indonesia dalam percaturan global,” ucap Teddy.
Sebelumnya, Prabowo berangkat ke Vladivostok, Rusia pada Selasa (1/9/2026) bersama rombongan dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta.
Kunjungan Prabowo ke Vladivostok juga diarahkan untuk memperkuat hubungan bilateral Indonesia dan Rusia. Pemerintah akan mendorong kerja sama yang lebih konkret dan saling menguntungkan dalam sejumlah sektor.
Bidang yang menjadi fokus antara lain ekonomi, perdagangan, investasi, energi, serta sektor strategis lainnya.
“Politik luar negeri Indonesia tetap bebas aktif. Bapak Presiden Prabowo membangun hubungan baik dengan semua negara, memperluas persahabatan, sekaligus memastikan diplomasi Indonesia menghasilkan manfaat konkret bagi kepentingan nasional dan kesejahteraan rakyat,” kata Teddy.