Lebih lanjut, Tito menjelaskan setibanya di Bandara Soetta, para member NCT Dream langsung diarahkan ke ruangan VIP Lounge. Di sana, mereka melakukan pemeriksaan keimigrasian, termasuk foto namun dilakukan melalui sistem.
“Di sana petugas imigrasi yang sudah standby melakukan pemeriksaan keimigrasian, pengambilan biometric, sidik jari, foto. Fotonya pun by system. Cuma mukanya saja,” katanya.
Titi memaparkan pemeriksaan anggota NCT Dream dilakukan di luar dari lokasi pemeriksaan imigrasi biasanya, yakni di Lounge G20 atau Lounge VIP. Hal ini merupakan kesepakatan bersama dari para stakeholder Bandara Soetta untuk menghindari keramaian.
“Di bandara, tapi bukan di area imigrasi. Dikhawatirkan kalau di area imigrasi kalau dia keluar dari pintu umum, dikhawatirkan nanti fans-nya banyak,” ucap dia.
Sebagai informasi, grup K-Pop NCT Dream datang ke Indonesia sebagai bintang tamu untuk sebuah festival yang digelar di Istora Senayan, Jakarta Pusat, hari ini. NCT Dream sendiri tiba di Indonesia pada Kamis (19/5/2022) kemarin.