JAKARTA, iNews.id - Direktur Eksekutif Lingkar Madani, Ray Rangkuti, menirukan gimmick Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka saat debat Pilpres 2024 ketika membahas polemik ijazah. Ray menyindir penggunaan kalimat “belum menemukan” dan mempertanyakan perbedaan pemaknaan ijazah dalam konteks persyaratan pendidikan calon pejabat publik.
Ray menirukan gimmick tersebut dalam program Rakyat Bersuara bertajuk Ada Pasal Selundupan di Kasus Ijazah? yang disiarkan iNews, Selasa (27/10/2026) malam.
“Ini contoh ini ya. Saya lagi nyari-nyari. Saya tidak, saya belum menemukannya,” ujar Ray yang berdiri di panggung sambil menirukan gimmick Gibran saat debat Pilpres 2024.
Ray kemudian menjelaskan kekhawatirannya mengenai perbedaan pemahaman tentang ijazah. Menurutnya, masyarakat umumnya memahami ijazah sebagai dokumen yang menyatakan seseorang telah menyelesaikan pendidikan pada jenjang tertentu.
“Saya khawatirkan pemaknaan ijazah ini kita beda. Kita membayangkan ijazah itu selembar kertas yang menyatakan seseorang telah menyelesaikan studi, satu level pendidikan tertentu. Jangan-jangan yang mereka bayangkan itu juga ijazah itu gak harus itu,” ujarnya.