Rayu Warga Tak Mudik, Jokowi Akan Bagi Bansos ke 2,5 Juta Warga di DKI Jakarta

Felldy Aslya Utama
Jokowi teleconference KTT G20 dari Istana Bogor (Foto: Biro Pers Sekretariat Negara)

JAKARTA, iNews.id - Pemudik yang pulang ke kampung halaman menjadi persoalan bagi pemerintah pusat maupun pemerintah daerah. Bantuan sosial diberikan untuk mencegah warga mudik.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan ada 2,5 juta warga yang akan diberikan dana bantuan sosial. Dia menyebut dana tersebut sudah siap untuk diberikan.

"Saya kira kemarin gubernur DKI juga sudah menyampaikan 3,6 juta perlu dimasukkan di dalam jaring pengaman sosial. Dan yang sudah diberikan oleh Provinsi DKI 1,1 juta. Artinya tinggal 2,5 juta yang perlu segera kita siapkan untuk dieksekusi di lapangan," kata Jokowi dalam rapat terbatas yang disiarkan secara online, Kamis (2/4/2020).

Jokowi menuturkan skenario lain untuk mencegah warga bepergian juga harus disiapkan. Diantaranya dengan meyiapkan protokol kesehatan yang jelas.

"Saya kira pembatasan pergerakan orang. Yang kedua skenario jaga jarak yang aman. Ini sesuai dengan protokol kesehatan dengan kedisiplinan yang kuat, saya kira akan memberikan pengaruh yang besar terhadap jumlah yang positif Covid-19," kata Jokowi.

Editor : Muhammad Fida Ul Haq
Artikel Terkait
1 hari lalu

Roy Suryo soal Jaksa Panggil Jokowi ke Sidang: Sangat Ditunggu-tunggu Seluruh Masyarakat

14 hari lalu

Jokowi Duga Ada Operasi Politik dan Penumpang Gelap di Balik Isu Ijazahnya dan Gibran

14 hari lalu

Jokowi Buka Suara soal Wacana Hak Angket DPR terkait Ijazah Gibran

28 hari lalu

Respons Jokowi soal Parpol Koalisi Diam terkait Gugatan Keabsahan Gibran di MK

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal