Refleksi Kemerdekaan, Prof Niam Soroti Relasi Politik dan Kehidupan Sehari-hari

Kastolani Marzuki
Deputi Bidang Pemberdayaan Pemuda Kemenpora Prof KH Asrorun Ni'am Sholeh. (Foto: ist)

Di antaranya terjadi perubahan dari Undang-undang Dasar 1945 yang dirumuskan setelah prokmasi kemerdekaan, kemudian ada Undang-undang Dasar Republik Indonesia Serikat. 

"Kemudiaan sampai Dekrit 1959, ada reformasi bergulir, ada komitken politik untuk mengamandemen UUD. Itu adalah fakta sejarah. Semua aspek itu tidak lepas dari dinamika politik untuk mengkonsolidasikan konsensus-konsensus sesuai dengan tantangan zamannya," paparnya.

Implementasi Pancasila

Selain itu, Ketua MUI Bidang Fatwa ini menyampaikan terkait dengan memaknai Pancasila di dalam berbangsa dan bernegara. 

Menurutnya, dalam operasionalnya bisa jadi tidak bisa terlepas dari pandangan subjektif  dan tidak bisa lepas dari dinamika masyarakat yang terus berkembang. 

"Sehingga kita bisa telaah ulang, kita bisa melakukan kontekstualisasi, sehingga ketemu pada titik tengahnya. Menjadi konsensus-konsensus nasional kita," paparnya. 

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
2 hari lalu

Indonesia Sports Summit 2026: Kemenpora Beri Penghargaan bagi Penggerak Industri Olahraga

15 hari lalu

Kostum Leak Bali di Merdeka Run 2026 Curi Perhatian, Dika Bawa Misi Selamatkan Budaya Indonesia

31 hari lalu

Baru Dibuka, Tiket Merdeka Run 2026 Langsung Ludes dalam 2 Jam

1 bulan lalu

Erick Thohir Berterima Kasih ke Prabowo usai Kemenpora Catat Dua Capaian Penting

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal