JAKARTA, iNews.id - Relawan pendukung Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka yang tergabung dalam jaringan nasional Gibranku mengkritik partai politik koalisi yang dinilai minim memberikan pembelaan terkait isu ijazah yang dialamatkan kepada Gibran. Mereka meminta partai yang berada di barisan koalisi menunjukkan solidaritas dan kesetiaan.
Ketua Umum Gibranku Ananta Agung Junaedy menyebut, kesetiaan politik seharusnya tidak hanya ditunjukkan saat masa kampanye, pembagian kursi, atau penentuan posisi strategis. Menurutnya, loyalitas juga perlu terlihat ketika tokoh yang didukung menghadapi persoalan di ruang publik.
"Kami di akar rumput terus bergerak dan pasang badan, namun kami melihat hampir tidak ada pembelaan yang proporsional dari partai politik yang selama ini berdiri di barisan yang sama. Sangat disayangkan jika kalkulasi politik membuat kawan-kawan koalisi terkesan 'main aman' dan membiarkan tokohnya diserang sendirian," ucap Ananta dalam keterangannya dikutip, Senin (28/9/2026).
"Kesetiaan itu diuji saat ada badai, bukan hanya saat laut sedang tenang," tuturnya.
Dia pun berharap partai politik pengusung dan pendukung tidak hanya menikmati hasil kerja politik bersama, tetapi juga ikut bertanggung jawab meluruskan informasi yang mereka nilai keliru di ruang publik.