Respons BI soal Kabar Jual 11 Ton Cadangan Emas Batangan

Anggie Ariesta
Bank Indonesia (BI) membantah isu penjualan cadangan emas batangan sebanyak 11 ton hingga September 2025. (Foto: ilustrasi/Okezone) 

Sebelumnya, Ibrahim menduga penjualan emas tersebut adalah langkah strategis BI untuk memperoleh Dolar AS secara tunai (cash) dalam jumlah besar. 

Tujuannya, menurut Ibrahim, adalah untuk memperkuat kemampuan BI dalam melakukan intervensi di pasar internasional guna menjaga stabilitas nilai tukar Rupiah.

“Bisa saja Bank Indonesia saat ini melakukan intervensi di pasar internasional membutuhkan dana yang cukup besar. Sehingga wajar lah harga logam mulia naik tinggi, kemudian cara satu-satunya untuk mendapatkan Dolar secara cash, cara satu-satunya adalah menjual emas batangan,” kata Ibrahim.

Klaim Ibrahim memicu pertanyaan publik mengingat harga emas dunia saat ini sedang melonjak tajam, membuat langkah penjualan cadangan devisa emas menjadi sangat disorot. Namun, pernyataan resmi BI memastikan bahwa isu penjualan 11 ton emas tersebut tidak benar.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
Nasional
3 bulan lalu

BI Dikabarkan Jual 11 Ton Cadangan Emas Batangan, Ada Apa?

Nasional
15 jam lalu

Cadangan Devisa RI Naik Jadi 156,5 Miliar Dolar AS per Desember 2025, Ini Penyebabnya

Nasional
8 hari lalu

Purbaya Optimistis Pertumbuhan Ekonomi RI Tembus 6 Persen di 2026

Internasional
15 hari lalu

China Temukan Harta Karun, Klaim Cadangan Emas Bawah Laut Terbesar di Asia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal