Sementara itu, Anwar juga mengimbau bagi pihak yang tidak ikut aksi tersebut untuk menghormati perwujudan ekspresi dari para peserta. "Dengan begitu, tidak terjadi kegaduhan yang tidak berkesudahan," katanya.
Pihaknya mengajak dua pihak, yaitu peserta dan nonpeserta untuk bisa menjaga diri, saling menghormati, terlebih Indonesia merupakan negara demokrasi yang menghargai perbedaan pendapat.
Terkait adanya muatan politik dalam reuni 212, Anwar mengatakan hal itu adalah urusan partai politik dan para politisi. "Agar segala yang disampaikan tetap dalam koridor yang baik," ujar Anwar.