Ribuan Balita Terpapar ISPA akibat Kabut Asap, Menkes Budi Gunadi Minta Warga Tak Panik

Dani M Dahwilani
Menkes meminta masyarakat tetap tenang karena sebagian besar kasus ISPA dapat ditangani dengan rawat jalan tanpa harus menjalani perawatan di rumah sakit. (Foto: Ilustrasi AI)

Penurunan tersebut terlihat dari jumlah kasus harian yang sebelumnya berkisar 12.000 hingga 13.000 kasus, kini menjadi sekitar 3.500 kasus per hari. Dari jumlah kasus harian yang dipantau, sekitar 10-15 persen di antaranya merupakan anak-anak.

Meski tren kasus menurun, Kemenkes tetap mengantisipasi dampak kabut asap terhadap kesehatan masyarakat, terutama kelompok rentan seperti bayi, balita, dan anak-anak. Masyarakat yang mengalami batuk berkepanjangan atau gejala infeksi yang tidak kunjung membaik diminta mendapatkan penanganan medis.

"Kalau kemudian ada infeksi batuk-batuk yang enggak sembuh, itu mesti dikasih obat. Dan obatnya itu sebenarnya di puskesmas bisa karena ini rawat jalan, ya," katanya.

Untuk memastikan pengobatan tersedia di daerah terdampak, Kemenkes telah mendistribusikan sekitar 500.000 paket obat-obatan ke berbagai fasilitas kesehatan. Pemerintah berencana menambah distribusi sebanyak 500.000 paket sehingga total pasokan yang disiapkan mencapai sekitar 1 juta paket.

Selain obat-obatan, pemerintah juga memastikan ketersediaan oksigen di puskesmas yang berada di wilayah dengan tingkat dampak kabut asap tinggi atau zona hitam. Langkah ini dilakukan untuk mendukung penanganan pasien yang mengalami gangguan pernapasan.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
22 jam lalu

Kualitas Udara Memburuk akibat Karhutla, Menkes Budi: Tabung Oksigen Jangan Cuma Dipajang!

4 hari lalu

75.172 Balita Kena ISPA akibat Karhutla, Ini Imbauan Kemenkes

4 hari lalu

Update! 333.470 Kasus ISPA akibat Karhutla, 75.172 Menyerang Balita

5 hari lalu

Miris! 70.239 Balita Kena ISPA akibat Karhutla, Paru Terancam Rusak

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal