Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : 70.239 Balita Kena ISPA akibat Karhutla, Puan Maharani Desak Pengobatan Gratis
Advertisement . Scroll to see content

Miris! 70.239 Balita Kena ISPA akibat Karhutla, Paru Terancam Rusak

Kamis, 22 Oktober 2026 - 10:38:00 WIB
Miris! 70.239 Balita Kena ISPA akibat Karhutla, Paru Terancam Rusak
Ilustrasi balita terkena ISPA akibat karhutla. (Foto: Ilustrasi AI)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) bukan hanya mengancam kelestarian lingkungan, tetapi juga membahayakan kesehatan masyarakat, terutama bayi dan balita.  Mengapa begitu?

Asap yang dihasilkan dari karhutla dapat mengandung partikel halus yang masuk ke saluran pernapasan hingga mencapai bagian terdalam paru-paru. Dan, dampaknya patut menjadi perhatian serius. 

Sebanyak 70.239 kasus infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) pada balita tercatat di wilayah terdampak karhutla berdasarkan data per 17 Oktober 2026. Angka tersebut merupakan bagian dari 311.363 kasus ISPA yang dilaporkan di tujuh provinsi terdampak.

Meski demikian, angka tersebut tidak berarti seluruh kasus ISPA pada balita dipastikan disebabkan langsung oleh paparan asap karhutla. Data itu menggambarkan beban gangguan pernapasan di wilayah terdampak yang perlu diwaspadai.

Lantas, bagaimana asap karhutla dapat memengaruhi kesehatan paru-paru, khususnya pada anak usia dini? Simak informasi selengkapnya hanya di artikel ini. 

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut