Ribuan Balita Terpapar ISPA akibat Kabut Asap, Menkes Budi Gunadi Minta Warga Tak Panik

Dani M Dahwilani
Menkes meminta masyarakat tetap tenang karena sebagian besar kasus ISPA dapat ditangani dengan rawat jalan tanpa harus menjalani perawatan di rumah sakit. (Foto: Ilustrasi AI)

JAKARTA, iNews.id - Ribuan balita terpapar Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) di tengah merebaknya kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin meminta masyarakat tetap tenang karena sebagian besar kasus ISPA dapat ditangani dengan rawat jalan tanpa harus menjalani perawatan di rumah sakit.

Budi menjelaskan, pasien ISPA dapat memperoleh obat dan menjalani perawatan di rumah setelah mendapatkan penanganan di fasilitas kesehatan, termasuk puskesmas. Karena itu, masyarakat tidak perlu langsung panik ketika mengalami gejala infeksi saluran pernapasan.

"Teman-teman juga mesti tahu, ya, bahwa ISPA itu bukan penyakit yang masuk rumah sakit. Itu penyakit infeksi saluran pernapasan, bisa dikasih obat, kemudian pulang. Jadi, rawat jalan, ya," kata Budi, Senin (26/10/2026).

Dia mengungkapkan, berdasarkan pemantauan Kementerian Kesehatan (Kemenkes), jumlah kumulatif kasus ISPA di wilayah terdampak kabut asap sempat mencapai sekitar 320.000 kasus. Meski demikian, tren kasus harian dilaporkan mengalami penurunan dibandingkan periode awal peningkatan kasus.

"Yang saya monitor data hariannya karena kumulatifnya juga kemarin 320.000, ya, tapi hariannya itu sebelumnya di awal-awal tuh 12.000, 13.000. Kemarin saya lihat 3.500-an per hari. Nah, itu ada 10%, 15% itu anak-anak yang kita lihat," ujarnya.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
7 jam lalu

Kualitas Udara Memburuk akibat Karhutla, Menkes Budi: Tabung Oksigen Jangan Cuma Dipajang!

3 hari lalu

75.172 Balita Kena ISPA akibat Karhutla, Ini Imbauan Kemenkes

3 hari lalu

Update! 333.470 Kasus ISPA akibat Karhutla, 75.172 Menyerang Balita

4 hari lalu

Miris! 70.239 Balita Kena ISPA akibat Karhutla, Paru Terancam Rusak

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal