“PMI bisa membantu membeli seng atau bahan yang dibutuhkan. Nanti kita lihat apa yang paling banyak diperlukan, lalu kita tawarkan kepada pihak-pihak yang ingin membantu,” ujarnya.
JK juga mengajak masyarakat dan berbagai pihak memanfaatkan sumber daya lokal dalam proses rekonstruksi. Menurutnya, penggunaan material yang tersedia di daerah dapat membantu mempercepat pembangunan sekaligus menekan biaya distribusi.
“Kalau ada bahan di sini, gunakan yang ada di sini. Tidak perlu semuanya didatangkan dari luar karena ongkosnya lebih mahal,” katanya.
JK menargetkan proses rehabilitasi dan rekonstruksi rumah warga terdampak gempa di NTT dapat dilakukan dalam waktu sekitar enam bulan dengan melibatkan berbagai unsur masyarakat. Dia berharap pengalaman penanganan bencana sebelumnya dapat menjadi pelajaran agar masyarakat NTT dapat segera bangkit dan kembali menjalankan aktivitas sehari-hari.
“Bencana adalah persoalan kemanusiaan. Semua agama mengajarkan untuk membantu orang yang sedang kesusahan. Itulah harapan kita,” kata JK.