Rupiah Hari Ini Ditutup Perkasa, Sentuh Level Rp16.820 per Dolar AS

Anggie Ariesta
Nilai tukar rupiah menguat 76 poin atau 0,45 persen ke level Rp16.820 per dolar AS. (Foto: Ilustrasi/iNews.id)

Dari sentimen domestik, Dana Moneter Internasional atau International Monetary Fund (IMF) meminta Bank Indonesia (BI) untuk berhati-hati dalam melakukan intervensi rupiah di pasar valuta asing, seraya menegaskan nilai tukar rupiah harus tetap berfungsi sebagai peredam guncangan utama di tengah tingginya ketidakpastian global.

IMF menilai pengaturan nilai tukar Indonesia masih mengambang secara de facto. Artinya, secara praktik, rupiah dibiarkan bergerak mengikuti mekanisme pasar, dengan pergerakan rupiah yang signifikan selama episode tekanan eksternal terbaru.

Dalam kondisi tersebut, BI menerapkan intervensi valuta asing (foreign exchange intervention/FXI) untuk mengelola volatilitas nilai tukar. IMF mencatat intervensi dilakukan melalui berbagai instrumen, mulai dari pasar spot valuta asing, domestic non-deliverable forward (DNDF), hingga intervensi non-deliverable forward (NDF) di luar negeri.  Namun demikian, IMF menekankan intervensi harus dilakukan secara bijaksana dan terukur.

Seiring dengan itu, IMF juga menyoroti arah kebijakan moneter BI yang dinilai sudah tepat. BI tercatat telah menurunkan suku bunga kebijakan sebesar 25 basis poin sebanyak enam kali sejak siklus pemangkasan suku bunga bank sentral Amerika Serikat dimulai pada September 2024 hingga September 2025, sehingga suku bunga acuan berada di level 4,75 persen, di tengah pertumbuhan kredit yang masih lemah.

Berdasarkan analisis tersebut, Ibrahim memprediksi bahwa mata uang rupiah akan bergerak fluktuatif pada perdagangan selanjutnya dan berpotensi ditutup melemah dalam rentang Rp16.820-Rp16.860 per dolar AS.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
Nasional
1 hari lalu

Purbaya Tepis Isu Thomas Djiwandono Bikin Rupiah Melemah: Harusnya bakal Menguat Terus

Nasional
2 hari lalu

Rupiah Loyo Nyaris Rp17.000 per Dolar AS, Ini Respons Gubernur BI

Makro
3 hari lalu

BI Diprediksi Kembali Tahan Suku Bunga Imbas Pelemahan Rupiah

Nasional
3 hari lalu

Rupiah Anjlok Dekati Rp17.000 per Dolar AS, Purbaya Jelaskan Hal Ini

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal