Rupiah Hari Ini Kembali Ditutup Melemah, Sentuh Rp17.744 per Dolar AS

Anggie Ariesta
Nilai tukar rupiah ditutup turun 22 poin atau 0,12 persen ke level Rp17.744 per dolar AS pada perdagangan, Selasa (1/9/2026). (Foto: Dok. IMG)

Pidato Ketua The Fed, Kevin Warsh, di Simposium Jackson Hole, bernada hawkish yang memicu kembali ekspektasi bahwa bank sentral dapat menaikkan suku bunga paling cepat pada bulan September, serta mendorong lonjakan tajam pada nilai tukar Dolar AS dan imbal hasil obligasi pemerintah AS tenor pendek. 

Dari sentimen dalam negeri, kinerja manufaktur Indonesia kembali mengalami tekanan pada Agustus 2026. Kondisi tersebut tecermin dari S&P Global Indonesia Manufacturing Purchasing Managers’ Index (PMI) yang turun ke level 49,8, dari 50,2 pada Juli 2026.

“Penurunan PMI Manufaktur ke bawah ambang batas 50,0 menunjukkan bahwa kondisi operasional sektor manufaktur kembali mengalami kontraksi setelah sempat mencatatkan ekspansi tipis pada bulan sebelumnya,” ucapnya.

S&P Global mencatat, pelemahan PMI manufaktur pada Agustus terutama dipengaruhi oleh kembali turunnya output dan penyerapan tenaga kerja membalikkan perbaikan yang tercatat pada bulan sebelumnya. Produksi dan ketenagakerjaan manufaktur Indonesia tercatat menurun dalam lima dari enam periode survei terakhir.

Indonesia mencatatkan inflasi sebesar 0,21 persen secara bulanan (month to month/MtM) pada Agustus 2026, setelah sebelumnya mencatat deflasi 0,14 persen pada Juli 2026.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
11 jam lalu

BPS Catat Inflasi Tahunan Tembus 3,19 Persen, Ini Pendorongnya

13 jam lalu

Inflasi Agustus 2026 Capai 0,21%, Daging Ayam Jadi Penyumbang Terbesar

1 hari lalu

Lesu, Rupiah Hari Ini Ditutup Melemah ke Rp17.722 per Dolar AS

6 hari lalu

Destry Blak-blakan soal Rupiah Rp17.700: Nilainya Bisa Lebih Rendah dari Sekarang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal