Rupiah Hari Ini Kembali Ditutup Melemah, Sentuh Rp17.744 per Dolar AS

Anggie Ariesta
Nilai tukar rupiah ditutup turun 22 poin atau 0,12 persen ke level Rp17.744 per dolar AS pada perdagangan, Selasa (1/9/2026). (Foto: Dok. IMG)

Pada Agustus 2026, Indonesia mencatatkan inflasi 3,19 persen secara tahunan. Lalu, secara tahun kalender terjadi inflasi 1,86 persen (year to date). Kemudian terjadi peningkatan Indeks Harga Konsumen dari 111,73 pada Juli 2026 menjadi 111,97 pada Agustus 2026.

Selain itu, neraca perdagangan Indonesia kembali mencatatkan surplus pada Juli 2026 sebesar 120 juta dolar AS, usai sempat mengalami defisit pada Juni 2026 lalu sebesar 450 juta dolar AS.

Indonesia mencatatkan ekspor Juli 2026 mencapai 26,22 miliar dolar AS atau naik 6,05 persen jika dibandingkan Juli 2025 (YoY). Nilai ekspor migas tercatat mencapai 0,79 miliar dolar AS atau turun 14,58 persen, sedangkan nilai ekspor nonmigas naik 6,84 persen dengan nilai pada Juli 2026 sebesar 25,45 miliar dolar AS.

Berdasarkan analisis tersebut, Ibrahim memprediksi bahwa mata uang rupiah akan bergerak fluktuatif pada perdagangan selanjutnya dan berpotensi ditutup melemah dalam rentang Rp17.740-Rp17.790 per dolar AS.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
11 jam lalu

BPS Catat Inflasi Tahunan Tembus 3,19 Persen, Ini Pendorongnya

13 jam lalu

Inflasi Agustus 2026 Capai 0,21%, Daging Ayam Jadi Penyumbang Terbesar

1 hari lalu

Lesu, Rupiah Hari Ini Ditutup Melemah ke Rp17.722 per Dolar AS

6 hari lalu

Destry Blak-blakan soal Rupiah Rp17.700: Nilainya Bisa Lebih Rendah dari Sekarang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal