Saat Presiden Soekarno Hampir Terkena Peluru di Istana Negara

Reza Fajri
Presiden Soekarno (Foto: Istimewa)

Soekarno kemudian langsung dibawa ke tempat yang aman. Sementara pelaku berhasil diringkus di lokasi.

Pelaku kemudian diketahui bernama Haji Bachrum. Dia adalah anggota dari pemberontak DI/TII Kartosuwiryo.

Atas perbuatannya ini, pengadilan memvonis Bachrum hukuman mati. Namun, Soekarno memberikan pengampunan atau grasi kepadanya.

“Syukur alhamdullilah, saya dalam semua peristiwa itu dilindungi oleh Tuhan. Kalau tidak, tentu saya sudah mati terbunuh. Dan mungkin, akan saudara namakan tragedi nasional,” kenang Soekarno saat saat menyampaikan pidato di Istora Senayan, Jakarta, pada 21 Desember 1965.

Editor : Reza Fajri
Artikel Terkait
12 hari lalu

Anak Petani Sumbawa Bangga Dilantik Prabowo Jadi Perwira TNI usai Gagal Tes Berkali-kali

13 hari lalu

Sudaryono Tiba di Istana jelang Dilantik Jadi Kepala BGN

14 hari lalu

Penjelasan Istana soal Kursi Gibran Tak Sejajar dengan Prabowo saat Sidang Kabinet Paripurna

15 hari lalu

Prabowo Pimpin Sidang Kabinet Paripurna, Evaluasi Kinerja jelang 2 Tahun Pemerintahan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal