Saluran Air yang Ditemukan di Proyek MRT Ternyata dari Abad ke-18

Muhammad Refi Sandi
Saluran air abad ke-18 di lokasi proyek MRT (foto: MPI)

"Kalau artefak kita serahkan semua kepada DKI, ownernya DKI (Disbud) bukan MRT, itu kan projectnya MRT juga bagian dari DKI. Jadi kita harus kepada institusi yang berwenang, siapa itu, Dinas Kebudayaan," ujar Junus.

Junus menuturkan pipa saluran itu dibangun cukup lama di masa kolonial. Hal itu karena batu batanya harus didatangkan langsung dari Belanda.

"Jadi prosesnya lama karena batu batanya didatangkan dari Belanda," ucap Junus.

Editor : Reza Fajri
Artikel Terkait
5 hari lalu

Pengadilan AS Larang Lelang 100 Lebih Benda Peninggalan Kapal Titanic, Kenapa?

22 hari lalu

Kado Pramono untuk HUT ke-81 RI: Transjakarta hingga MRT Cuma Rp1 pada 17 Agustus

1 bulan lalu

Prabowo Terima Bos FBI di Kertanegara, Artefak Papua yang Diselundupkan ke AS Kembali ke RI

1 bulan lalu

Transjakarta Tutup Halte Kebon Sirih Arah Kota hingga 20 Juli, Ini Penyebabnya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal