SBY Ingatkan Semangat Reformasi: Jenderal Aktif Jangan Berpolitik

Jonathan Simanjuntak
Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono saat bertemu 38 ketua DPD di Cikeas, Jawa Barat, Minggu (23/2/2025). (Foto: Partai Demokrat/YouTube)

“Oleh karena itu ketua umum AHY dan beberapa mantan perwira militer yang kariernya dulu cemerlang, cerah tetapi pindah pengabdian dari dunia militer ke dunia pemerintahan, politik, syartnya harus mundur. Itulah salah satu yg kita gagas dulu,” kata dia.

SBY juga bercerita saat di-reshuffle dari jabatan Menteri Koordinator bidang Politik, Sosial dan Keamanan (Menko Polsoskam) oleh Presiden ke-4 RI Abdurrahman Wahid atau Gus Dur pada 2001 lalu. 

Dia mengaku ikhlas dengan keputusan Gus Dur. Dia meyakini, saat itu Gus Dur memiliki pertimbangan khusus dalam melakukan reshuffle kabinet.

Meski dibebastugaskan dari jabatan pemerintahan, SBY mengaku tetap menghormati Gus Dur. Dari keputusan itu juga, SBY mulai merancang partai Demokrat yang kini dipimpin putranya, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

“Pembebasan itu saya terima dengan ikhlas, pasti Presiden Gus Dur memiliki pertimbangan yang baik untuk membebaskan saya dari posisi sebagai sebagai Menko Polsoskam atau kemudian menjadi Menko Polkam,” tutur dia.

Editor : Rizky Agustian
Artikel Terkait
57 tahun lalu

SBY Soroti Penguatan Rupiah dan IHSG: Semoga Ini Awal Pertanda Baik

57 tahun lalu

Ray Rangkuti Sebut Posisi RI di Politik Global Tak Ada Daya Tawar: Masih Ikut-ikutan

57 tahun lalu

Teddy Ungkap Prabowo Tanggung Sendiri Kelebihan Biaya Kunjungan Luar Negeri

57 tahun lalu

Megawati Hadir di Upacara Hari Lahir Pancasila, Jokowi dan SBY Tak Tampak

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal