Sebut Dana Otsus Papua Rp1.000 Triliun, Mahfud MD: Itu sejak 2001

muhammad farhan
Menko Polhukam Mahfud MD menyebut pemerintah sudah menggelontorkan dana otsus untuk Papua Rp1.000 triliun sejak 2001. (Foto: MPI/Avirista Midaada).

JAKARTA, iNews.id - Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam), Mahfud MD menjelaskan kembali terkait pernyataannya soal dana otonomi khusus (otsus) Papua yang mencapai Rp1.000 triliun. Hal itu disampaikan menyangkut kasus dugaan korupsi yang menjerat Gubernur Papua Lukas Enembe. 

Dia menegaskan dana Rp1.000 triliun yang dimaksud telah digelontorkan pemerintah sejak ditetapkannya kebijakan otsus pada Papua tahun 2001. 

"Lalu muncul berbagai berita bahwa dana otsus untuk Papua sudah Rp1000 triliun lebih yang ditransfer ke Papua. Sekali lagi, yang saya sebutkan sejak era otsus (dimulai tahun 2001)," ucap Mahfud MD melalui akun media sosial pribadinya, Sabtu (24/9/2022). 

Dia pun menekankan dana otsus yang diberikan di masa pemerintahan terduga korupsi, Gubernur Papua, Lukas Enembe sudah mencapai Rp500 triliun. 

"Sejak otsus dimulai tahun 2001, sudah lebih dari Rp1.000 triliun dana dari pusat untuk Papua. Dan (khusus) di era Lukas sudah mencapai Rp500 triliun lebih," ujarnya. 

Menurut Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi itu, dana otsus tersebut datang dari empat sumber dana yang dikeluarkan oleh pemerintah pusat. 

"Kenapa Rp1.000 triliun lebih? Karena itu terdiri atas empat sumber dana: dana otsus, dana belanja kementerian/lembaga, dana transfer keuangan dana desa (TKDD), dan PAD (pendapatan asli daerah)," kata Mahfud.

Editor : Rizal Bomantama
Artikel Terkait
11 jam lalu

Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 Batch II Regional Papua Dorong Kinerja dan Inovasi

2 hari lalu

Mendagri Sebut Acara Apresiasi Pemda Berprestasi Bersama iNews Media Group Jadi yang Terbaik

2 hari lalu

Daftar Penerima Apresiasi Pemda Berprestasi 2026 Batch II Regional Papua

2 hari lalu

Angela Tanoesoedibjo Dukung Apresiasi Pemda Berprestasi Papua: Motivasi Beri Pelayanan Terbaik

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal