Sejarah Benteng Rotterdam, Tempat Pangeran Diponegoro Ditawan hingga Wafat

Tim iNews.id
Benteng Fort Rotterdam Makassar. (Foto: Istimewa).

Gubernur Jenderal Hindia Belanda, Cornelis Janzoon Speelman mengubah namanya Benteng Jumpandang menjadi Fort Rotterdam untuk mengenang daerah kelahirannya di negeri kincir angin. 

Tempat Tawanan Pangeran Diponegoro

Benteng ini menjadi saksi bisu saat Pangeran Diponegoro diasingkan oleh penjajah hingga akhirnya wafat. Sebelum ditawan di Benteng Rotterdam, Pangeran Diponegoro terlebih dulu diasingkan di Manado.

Ada sebuah bangunan kecil yang ditempati Pangeran Diponegoro selama ditahan. Hingga saat ini pun, bangunan kecil tempat tinggal Pangeran Diponegoro masih terawat.

Benteng Rotterdam. (Foto: Sindonews.net)

Meski diasingkan, Pangeran Diponegoro tak hanya berdiam diri. Pangeran Diponegoro mengisi hari-harinya dengan menyusun catatan tentang budaya Jawa, misalnya wayang, mitor, sejarah, dan ilmu pengetahuan.

Kini Benteng Fort Rotterdam menjadi lokasi wisata yang dapat dikunjungi saat berkunjung ke Makassar. Luas total benteng ini  mencapai 2,5 hektare dengan 16 buah bangunan dengan luas 11.605,85 meter persegi.

Editor : Faieq Hidayat
Artikel Terkait
1 bulan lalu

Kebiasaan Orang Makassar Ini Dipuji Menkes, Setiap Makan Pakai Jeruk Nipis!

3 bulan lalu

Viral Siswi di Makassar Gagal Jadi Paskibraka Nasional gegara Tak Bisa Bahasa Daerah, Ini Kata BPIP

3 bulan lalu

Menyusuri Jakarta dengan Mesin Waktu, Berwisata ke Masa Batavia

4 bulan lalu

Laba-Laba Hantu Pertama di Asia Tenggara Ditemukan di Pulau Jawa

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal