Sejarah Letusan Dahsyat Gunung Krakatau Tahun 1883, Dampaknya Sampai Eropa

Tim iNews
Lukisan ilustrasi meletusnya Gunung Krakatau tahun 1883 (dok. Wikimedia)

Penelitian vulkanologi menyebut fase klimaks berlangsung sekitar 26-27 Agustus 1883. Smithsonian Institution mencatat letusan tersebut menghancurkan sebagian besar pulau dan membentuk kaldera bawah laut.

Pada akhir Agustus, aktivitas gunung semakin dahsyat. Kolom abu membubung tinggi, ledakan terdengar dari jarak jauh, sementara material vulkanik berjatuhan di kawasan sekitar Selat Sunda.

Kapal-kapal yang berada di perairan sekitar Krakatau melaporkan kondisi laut dan atmosfer yang berubah drastis. Abu dan batu apung bahkan menghujani kapal yang berada tidak jauh dari sumber letusan.

Puncak tragedi terjadi pada Senin, 27 Agustus 1883. Serangkaian ledakan besar mengguncang Krakatau sejak pagi. Salah satu ledakan terbesar terjadi sekitar pukul 10.00 waktu setempat.

Besarnya energi letusan menghasilkan gelombang tekanan atmosfer yang merambat sangat jauh. Catatan sejarah menunjukkan suara ledakan Krakatau terdengar hingga wilayah yang berjarak ribuan kilometer dari sumbernya.

Editor : Reza Fajri
Artikel Terkait
15 hari lalu

Jurnalis iNews dan 4 Wartawan Hilang Kontak, Kemkomdigi Perkuat Jaringan Telekomunikasi Bantu Pencarian

15 hari lalu

Pencarian Jurnalis iNews dan 4 Wartawan Hilang Kontak Diperluas, 7 Tim Sisir Selat Sunda

15 hari lalu

Tim SAR Fokus Cari Jurnalis iNews dan 4 Wartawan di Pesisir Lampung, Arus Mengarah ke Barat Daya

14 hari lalu

Masker Basah Bisa Tangkal Abu Vulkanik? Dokter Bongkar Faktanya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal