Sejarah Letusan Gunung Krakatau, 1883 Paling Dahsyat

Irfan Ma'ruf
Erupsi Gunung Anak Krakatau pada 2018 lalu. (Foto: dok Antara).

Gunungapi berapi ini mengalami peningkatan aktivitas vulkanik sejak 18 Juni 2018 dan diikuti rangkaian erupsi pada periode September 2018 hingga Februari 2019.

Gunung Anak Krakatau di perairan Selat Sunda meletus pada Jumat (10/4/2020) pukul 22.35 WIB.

Letusan terakhir sebelumnya terjadi pada 18 Maret 2020 dengan tinggi kolom erupsi 300 meter di atas puncak. PVMBG meminta masyarakat/wisatawan tidak mendekati kawah dalam radius 2 km dari kawah.

Pada Juli 2018, Gunung Anak Krakatau juga menunjukkan peningkatan akvitas vulkanik. Data Vulcano Activity Report (VAR), Sabtu (14/7/2018), Gunung Anak Krakatau meletus sebanyak 398 kali dengan amplitudo 24-58 mm dan durasi antara 20-279 detik.

Sementara gempa tremor terjadi terus-menerus antara 2-45 mm dengan amplitudo dominan 20 mm dan tinggi letusan maksimum mencapai 800 meter.

PVMBG mencatat pada Minggu (15/7/2018), pukul 12-18.00 WIB, Gunung Anak Krakatau meletus sebanyak 81 kali. Asap kawah bertekanan sedang dengan intensitas sedang berwarna hitam setinggi 500-700 meter keluar dari puncak kawah. Pemantauan aktivitas Gunung Krakatau terus dilakukan di Pasauran, Kabupaten Serang, Banten.

Editor : Zen Teguh
Artikel Terkait
Nasional
3 hari lalu

Waspada! Hujan Deras Intai Sejumlah Wilayah hingga Sepekan ke Depan

Nasional
3 hari lalu

Geger Fenomena Tanah Bergerak di Sukabumi, 20 Rumah Rusak

Nasional
9 hari lalu

BNPB: Banjir Dominasi Bencana 21–22 Februari, Ratusan Warga Terdampak

Nasional
13 hari lalu

Purbaya Suntik Anggaran Tambahan Rp4,6 Triliun untuk Penanganan Bencana Sumatra

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal